Memasuki tahun 2020 dibelahan bumi ini, manusia banyak beramai-ramai menyambut dengan pesta pergantian malam tahun 2019 ke tahun 2020. Seluruh warga negara Indonesia tidak ada yang meramalkan bahwa akan ada suatu penyakit yang akan mewabah, bahkan Bapak Presiden membuka peluang dan mengundang penduduk dunia untuk berwisata ke Indonesia, ini sebagai bukti bahwa memasuki tahun 2020 ini kita berharap memberikan manfaat dan keberuntungan yang jauh lebih baik dibanding tahun tahun sebelumnya. Namun memasuki awal bulan Maret 2020, lebih tepatnya 2 Maret 2020 dinegeri tercinta mulai tertular kasus positip pertama Covid-19 seorang ibu bersama anaknya, yang selajutnya setiap hari semakin bertambah dan hingga hari Selasa, 28 April 2020 yang dipantau dari covid19.go.id sejumlah Positif 9511 orang, sembuh 1254 orang, dan meninggal dunia 773 orang.

Dengan melihat data tersebut maka Covid 19 ini merupakan suatu virus penyakit yang sangat menakutkan dan membutuhkan suatu penanganan yang serius, maka pemerintah sudah sejak awal melakukan langkah langkah pencegahan dan penaganan Covid 19.

Pemerintah telah melakukan langkah langkah pencegahan dan penanganan covid 19 diantaranya :

  • Pelaksanaan social/ pyshical distancing dalam rangka memutuskan mata rantai penularan
  • Learning dan work from home, pembelajaran dari rumah dan bekerja dari rumah dalam jaringan
  • Rapid test untuk memperoleh indikasi awal penderita covid 19
  • Menyiapkan obat dan hasil riset dan pengalaman beberapa negara untuk mengobati covid 19
  • Menyiapkan APD terstandar untuk petugas medis
  • Mempersiapkan infrastruktur pendukung seperti rumah isolasi dan RS Darurat Covid 19
  • Penyediaan RS Rujukan Covid 19
  • Pemberian tunjangan khusus bagi tenaga medis dan paramedis yang terlibat langsung dalam penganan covid 19
  • Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan lain lain

Upaya ini dilakukan dalam rangka untuk memutuskan mata rantai dan menyelamatkan seluruh warga negara dari bahaya serangan virus covid 19 yang sangat mematikan, sehingga sebagai warga negara yang baik maka kita harus turut serta mendukung dan berpartisipasi minimal dengan mengikuti anjuran tetap di rumah saja.

Dari peristiwa ini membawa hikmah tersendiri terhadap kehidupan manusia, di dalam alquran Q.S. Albaqarah:286 yang artinya Allah tidak akan membebani seseorang itu melainkan sesuai kesanggupannya. Allah percaya kepada kita akan sanggup menghadapinya.(QS. Al-Baqarah : 286)

Hikmah yang ada dibalik pandemi Covid 19 yang saat ini menimpa sebagian besar negara di dunia ini termasuk Indonesia.

Hikmah untuk lingkungan

Langit kembali berwarna biru, polusi udara berkurang, jalan raya tak lagi berisik dengan suara knalpot dan klakson, air yang mengalir di sungai menjadi jernih, produksi sampah dan limbah akibat pabrik-pabrik berkurang bahkan cenderung berhenti karena operasi pabrik dihentikan, pantai menjadi bersih dari sampah plastik yang dibuang oleh wisatawan yang menikmati pantai, ikan berenang gembira karena tak lagi diganggu kapal kapal penumpang,  burung terdengar bersahutan karena tidak terusik oleh aktifitas penebangan hutan dan upaya penembakan atau penangkapan dari orang orang yang tidak bertanggungjawab,

Hikmah untuk keluarga

keluarga yang selama ini tak pernah lagi duduk makan bersama, sholat bersama kini menjadi rutin dilakukan, setiap hari bersama anak untuk menjadi guru, mendidik dan memberikan tauladan yang baik, yang selama ini hanya bisa dirasakan pada akhir pekan

Hikmah untuk setiap pribadi

Kita semakin menjaga kebersihan dan kesehatan, dengan selalu cuci tangan karena menyadari kesehatan dan kebersihan merupakan hal yang sangat berharga, karena bisa melindungi dari berbagai penyakit bahkan dulu dianggap biasa saja dan sekarang kita lakukan dengan sangat ketat. Dalam urusan ibadah maka sekarang menjadi lebih tepat waktu dan lebih banyak waktu untuk melakukan ibadah sunat dan aktifitas lain yang bermanfaat.

Hikmah lain dikutif dari tulisan Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin, M.Sc Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia melalui, ada beberapa pelajaran dari adanya wabah Covid-19, antara lain:

Pertama, Covid-19, menyadarkan kita semua pada keabsolutan kekuasaan Allah Swt. Semua makhluk berada dalam genggaman-Nya dan tadbir-Nya. Tidak ada satu pun makhluk/manusia yang bisa melawan takdir dan ketentuan Nya. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-An’am ayat 17 sampai18.

Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu (17) Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui (18).” (QS. Al-An’am : 17-18).

Karena itu, manusia tidak boleh sombong dan takabbur dengan kekuasaan yang digenggamnya, dengan ilmu pengetahuan yang dikuasainya, dan dengan harta yang dimilikinya.

Kedua, Allah Swt telah menurunkan syariat-Nya melalui para Rasul-Nya, untuk ditaati dan diikuti dan diimplementasikan dalam seluruh tatanan kehidupan, agar manusia hidup nya bahagia dan sejahtera dunia dan akhirat (Al-Falah). Firman-Nya dalam QS. An-Nuur ayat 51 dan 52:

Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan.” “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan (52).” (QS. An-Nur : 51-52).

Ketiga, pengingkaran manusia, baik secara individu maupun kolektif, apalagi disertai mempermainkan ajaran-Nya, hanyalah akan mengundang kesulitan dan malapetaka dalam kehidupan ini. Firman-Nya dalam QS. Thaha  ayat 124:

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (QS. Thaha : 124).

Keengganan kita dalam melaksanakan ekonomi syariah yang bebas riba sebagai contoh, akan berakibat buruk terhadap kegiatan ekonomi itu secara luas. Karena dianggap menantang secara diametral terhadap ketentuan Allah dan Rasul-Nya. Firman-Nya dalam QS. Al Baqarah ayat 278 dan 279:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman (278) Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya (279).” (QS. Al-Baqarah : 278-279).

Keempat, Covid-19, mengajarkan kepada kita pola hidup yang sehat, makanan yang halal dan bersih, jasmani ruhani yang bersih, rumah tempat tinggal yang bersih, tempat ibadah (masjid) yang bersih dan terjaga dengan baik, dll. Firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah ayat 168:

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. AlBaqarah : 168).

Kelima, Covid-19, mengajarkan kepada kita tentang pentingnya memperkuat kesadaran untuk mencari ilmu (melalui membaca, research, dll) karena ternyata walaupun sekarang kita berada di era kemajuan science dan teknologi (seperti dunia kesehatan dan kedokteran) ternyata virus corona belum ditemukan obatnya. Maha benar Allah Swt dengan firman-Nya dalam surat Al-Kahfi [18] ayat 109, juga firman-Nya dalam QS. Al-Israa ayat 85:

Katakanlah: “Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimatkalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimatkalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” (QS. Al-Kahfi : 109).

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (QS. Al-Isra’ : 85).

Tentu masih banyak hikmah dan pelajaran lainnya yang bisa kita ambil dari mewabahnya Covid-19 (virus corona) yang sekarang sudah menjadi pandemi global. Mudah-mudahan Allah SWT menjaga dan menolong kita semua dari berbagai musibah dan wabah penyakit yang membahayakan kehidupan kita. Wallahua’lam.

Hikmah dibalik Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *